Kamis, 24 Februari 2011

Sahabat Seprti kepompong




"Persahabatan bagai kepompong, mengubah ulat menjadi kupu-kupu."
Persahabatan memang seringkali bagai proses metamorfosis kupu-kupu, karena setiap sahabat adalah "alarm hidup" bagi sahabatnya, dan dia adalah cermin bagi diri kita. Dia juga bisa menjelma menjadi "malaikat" dalam setiap episode kehidupan kita. Ia adalah "rembulan" yang seringkali menerangi di setiap lorong-lorong gelapnya malam. Ia adalah matahari di kala siang. Ia adalah payung ketika hujan. Dia ada ketika yang lain menghilang. Ia adalah orang yang selalu menjadikan kita lebih baik.
Sahabatku adalah mentari pagi yang mampu memberi energi bagi qalbu yang lemah. Sahabatku adalah setetes embun pagi yang mensejeterahkan bagi jiwa yang gersang. Sahabatku adalah sekuntum pohon nan rimbun yang senantiasa memberikan kesegaran bagi hati yang rapuh. Sahabatku adalah sebulir benih yang mampu menumbuhkan pohon-pohon keimanan dalam hati yang bimbang.
Sahabat adalah dua saudara kembar yang lahir dari rahim ibunda yang berbeda. Sahabat adalah orang yang selalu bersama dalam suka dan duka, mendukung setiap langkah kita di jalan kebaikan, dan dengan cinta senantiasa memberi masukan sepahit apapun untuk kemashalatan sahabatnya.
Sungguh, seorang sahabat adalah salah satu anugerah terindah yang DIA berikan. Bagiku, kehilangan seorang sahabat berarti kehilangan anugerah dariNYA. Dan sedikit pun aku tak sama sekali ingin kehilangan mutiara persahabatan yang telah terkalungkan di hati ini. Persahabatan sungguh sangat layak untuk kita perjuangkan, karena hidup tanpa persahabatan bagaikan syair tanpa melodi. Dunia akan terasa hambar tanpa rasa.
Teruntuk seorang sahabat, Tetaplah di sini, di satu sudut hatiku, meski nanti jarak dan waktu seringkali memisahkan kita, tapi sungguh tak kan ada yang mampu melepaskan untaian mutiara yang telah kita rajut bersama.
Read more >>

Cinta ini

Ya Aziz..........
Jika Cinta Adalah Ketertawanan
Tawanlah Aku Dengan Cinta Kepada-Mu
Agar Tidak Ada Lagi Yang Dapat
Menawanku Selain Engkau
Ya Rohim..........
Jika Cinta Adalah Pengorbanan
Tumbuhkan Niat Dari Semua Pengorbananku
Semata-mata Tulus Untuk-Mu
Agar Aku Ikhlas Menerima Apapun Keputusan-Mu
Ya Robbii..........
Jika Rindu Adalah Rasa Sakit
Yang Tidak Menemukan Muaranya
Penuhilah Rasa Sakitku
Dengan Rindu Kepada-Mu
Dan Jadikan Kematianku Sebagai
Muara Pertemuanku Dengan-Mu
Ya Robbii..........
Jika Sayang Adalah Sesuatu Yang Mempesona
Ikatlah Aku Dengan Pesona-Mu
Agar Damai Senantiasa Kurasakan
Saat Terucap Syukurku Atas Nikmat Dari-Mu
Ya Alloh..........
Jika Kasih Adalah Kebahagiaan
Yang Tiada Bertepi
Tumbuhkan Kebahagiaan Dalam Hidupku
Di saat Kupersembahkan Sesuatu Untuk-Mu
Ya Alloh..........
Hatiku Hanya Cukup Untuk Satu Cinta
Jika Aku Tak Dapat Mengisinya Dengan Cinta Kepada-Mu
Kemanakah Wajahku Hendak Kusembunyikan Dari-Mu
Ya Ar-Rahman.........
Dunia Yg Engkau Bentangkan Begitu Luas
Bagai Belantara Yg Tak Dapat Kutembus
Di Malam Yang Gelap Gulita
Agar Tidak Tersesat Dalam Menapakinya
Ya Ar-Rahhim…….
Berikan Alas Kaki Buat Hamba Agar Jalan Yg Kutapaki Terasa Nikmat
Meski Penuh Dengan Bebatuan Runcing & Duri Yang Tajam
Hamba Sadar Semua Ini Milikmu Dan Suatu Saat
Jika Kau Kehendaki Semuanya Akan Kembali Jua Kepada-Mu
Hamba pasrahkan kehidupan hamba kepada-Mu.
Read more >>

Shubuh tiba

Subuh.. Sayup-sayup kedengaran laungan azan tatkala hening pagi, laungan mengajak manusia untuk menunaikan solat,
itu sungguh merdu sekali. Namun, kemerduan suara itu seolah-olah mendodoikan aku yang sedang lena diulit mimpi. Aku sedar, aku dengar, aku tahu itu azan, laungan memanggilku menunaikan solat. Tapi, Dwi gabungan pakatan
kejahatan, syaitan dan nafsu terlebih dahulu memekakkan telingaku, disumbatnya rongga telinga itu dengan
bisikan-bisikan jijik, "Alangkah enaknya kalau kau teruskan tidurmu itu wahai manusia.. Tidurlah.. Kau penat bekerja
disiang hari, berhempas pulas berusaha untuk mencari sesuap nasi.. Apa salahnya kau berehat sedikit?"

Biasa dengar alasan ini? Bukankah ini alasan kalian juga wahai saudaraku? Usah tipulah. Aku manusia. Kau juga manusia.
Punyai kawan bernama syaitan.. Punyai hati bersalut nafsu. Tewas muslim itu pagi ini. Syaitan bukan setakat bertepuk
tangan, bersorak, menari, berguling, ketawa meraikan kecemerlangan mereka. Usaha mereka membuahkan hasil. Muslim tadi kembali menarik kulit babi yang tadinya terselak sedikit. "Biarlah.. Aku penatlah hari ini.."

Disatu tempat yang lain, sayup-sayup kedengaran laungan azan tatkala hening pagi, laungan mengajak manusia untuk
menunaikan solat itu sungguh merdu sekali. Kemerduan itu bagaikan hembusan yang amat kuat menerpa telingaku. Aku
sedar, aku dengar, aku tahu itu azan, laungan memanggilku menunaikan solat. Lalu, aku bingkas bangkit. Digosok-gosok
mata ini. Terkebil-kebil ke kiri. Terkebil-kebil ke kanan. Alhamdulillah. Syukur. Allah tiupkan roh ku kembali
pada tubuhku. Lenguh rasanya badan ini. Sengal di sini. Sengal di sana. Penatnya seharian berkerja semalam masih tak
hilang lagi. Pakatan tanpa senjata itu muncul lagi, Syaitan memulakan rutinnya seperti biasa. "Dah tahu penat, tidur sajalah...
Rehatkan dirimu dulu wahai manusia. Badanmu lenguh, penatmu masih belum hilang lagi. Tidurlah dulu.
Kemudian bangunlah semula." Arggghh!
Nafsu tidurku membuas lagi.
Mengantuknyaa. Biarlah. Aku impikan ganjaran 27 kali ganda itu. Aku impikan melalui titian sirat sepantas kilat.
Telapak kaki ini mencecah ke lantai simen yang sejuk. Burrr. Dinginnya. Ahh.
Pedulikan! Menujulah aku kerumah Allah yang satu.

Yang mana satu dikau wahai manusia?
Pilihlah. Kita serupa. Punyai nafsu.
Punyai kawan bernama syaitan. Tapi iman yang membedakan kita. Tinggi ke rendah??
Laratkah kita menjadi singa Allah yang mengaum sedangkan menghalang menguap pun tak mampu?? Sahabat2 seperjuangan, berapa byk nikmat Allah yg kita kecapi
hari ini?? Demi Allah! Semuanya tidak terhitung! Apalah salahnya dkorbankan saat kelazatan tidur di kala subuh utk
berjemaah?Ingat! Selangkah kita rapat padaNya seribu langkah Allah rapat pada kita. Allahu rabbi.
la usyriku bihi ahada!
Read more >>

Andai kehidupan Itu Cermin

Bila hidup itu cermin

Maka isyarat apa yang mampu menyiratkan hidup

Bahwa kehidupan itu adalah sosok kita

Atau.. sesosok kehidupan adalah penampakan dari wujud kita

Yang telah terpantulkan melalui lembar-lembar perjalanan

Maka,

Bila hidup itu cermin

Seharusnya kita lebih mengerti dan memahami hidup, apa dan bagaimana

Yang telah dan akan dilalui agar mampu menempatkan diri padanya

Bila hidup itu cermin

Seharusnya kita dapat bersentuhan lebih dekat padanya

Agar kita mengetahui dengan jelas benar

Segala kekurangan yang terpantul dari cermin itu

Namun, sayang

Kita sering menganggap bahwa hidup itu adalah cermin cembung

Yang selalu melebih-lebihkan kekurangan

Dan mengurang-ngurangkan segala kelebihan yang dimiliki

Atau kita sering menganggap bahwa hidup itu adalah cermin cekung

Yang selalu memberikan kekecewaan pada apa yang dipantulkannya

Dan menganggap cermin kehidupan adalah wujud yang lari dari kenyataan

Padahal kalau saja kita mampu merenungkan sejenak peristiwa yang telah kita alami,

Baik yang memalukan maupun yang menyenangkan adalah cerminan diri kita

Yang tak sempat kita cermati bahkan luput dari pandangan mata.

Cobalah mengerti, andai kita mampu melihat hidup ini seperti cermin datar

Yang setiap hari kita beraca padanya

Melihat noda hitam di wajah dengan jelas

Dan pelan-pelan mulai menutupinya dengan polesan bedak atau sekedar lotion,

Bukankah itu lebih mudah?

Berapa kali kita bercermin untuk sekedar memperindah penampilan jasad?

Namun,

Ketika itu, sudahkah kita bercermin dengan kehidupan,

Menutupi kehidupan dengan amal soleh yang kita perbuat

Dan menjadikan kelebihan sebagai jalan untuk dekat dengan-Nya

Sudahkah?

Atau memang kita malu untuk melihat segala kekurangan kita, melalui cermin kehidupan yang ada di depan mata?
Read more >>

Kamis, 03 Februari 2011

Janji Allah kepada orang yang menuntut ilmu

Buletin Dakwah Al-Kahfi Edisi 33 Tahun V/ 16 Mei 2009 / 20 Jumadil Awal 1430 H.

Siput dan semut bertemu
Tahukah kamu apa manfaat ilmu
Cacing dan cicak makan lezat
Janji allah tuk naikin derajat
Kata orang bijak, kesuksesan itu bisa diraih dengan ilmu. Kalau di pikir dan di hayati bener juga, kalau ilmu kita sama sekali gak ada gimana kita bisa sukses ya? Kadang belajar juga males banget, kalau dah mau ujian paling ngerepotin buat kopekan taw lihat temen aja deh.. tapi bagi yang rajin belajar, tenang aja bro! semua jadi heppy2 aja.
Lalu ada juga yang ngomong, “Tapi banyak loh? Orang yang gak sekolah bisa sukses, lah! Tu gimana ceritanya”. (Ayo? Siapa bisa jawab entar kita kasih donat). Emang bener kok, aku aja perna lihat orang miskin dan kelihatan bodoh banget tampangnya tapi kok bisa jadi orang sukses ya? Banyak yang bilang dia pake jimat taw sejenisnya. Tapi gak loh? Ternyata dia gak berhenti untuk berusaha dan berdoa.
Allah sudah berulangkali mengatakan bahwa, "Ia tidak lihat hasil yang telah kita capai, tapi Dia lihat apa yang kita usahakan”. Jelas dong orang yang kelihatan miskin dan bodoh itu bisa sukses, karena kerjaannya tiap hari usaha dan berdoa. Harta yang melimpah, mobil yang menumpuk, uang yang menggunung tidak membuat kita bisa sukses seumur hidup kalau kita melupakan usaha dan doa.
Di dalam usaha, ada sebuah ilmu yang diterapkan. mau tahu apaan? Ilmu keyakinan akan sebuah kesuksesan. banyak orang tidak bersekolah karena malas, bosan, atau gak ada uang. Kebanyakan anak yang gak sekolah karena terhalang sama yang namanya uang, dia akan berusaha sekuat tenaga agar ia bisa belajar di tiap waktu walaupun gak masuk ruang kelas, gak lihat bapak-ibu guru taw gak bisa kenalan sama temen2 yang kece-kece, tapi kalau ia berusaha belajar yakin Allah pasti akan kasih kesuksesan itu.
Beberapa kemampuan yang harus di latih biar berilmu dan sukses bro.. jangan di lewatkan tuk yang satu ni!!
1. Gak perlu banyak baca entar bisa bosan yang penting rajin baca ya? (intinya sama aje kale)
Tahu gak kalian semua kalau dulu Rasulullah tu gak pinter loh? Bahasa gaulnya (goblok) tapi coba lihat guys, beliau punya guru yang hebat banget, malaikat Jibril yang ngajarin beliau Iqro' terus sampai deh beliau jadi orang yang luar biasa. Jadi intinya, terus berusaha belajar membaca, baca, terus baca, sampai pintar baca, dan hebat baca, walau da pintar, tapi tetap menghargai gurunya. Nah! mulai sekarang terus berusaha dan sayangi guru ya!! Walau kadang gurunya gak enak dan cerewet, tapi tetap aja dia orang lebih hebat dari pada kita.
2. Menulis lebih hebat dari pada cuma denger-denger gak jelas
Kata guru aku, menulis itu separoh dari keberhasilan dalam belajar. (Bener gak ya? Entar kamu tanya aja langsung sama guru aku. Ok! entar ku kasih alamatnya ya. He…).
Kalau ada tulisan dalam belajar, kita bisa ingat lagi dengan cara membaca tulisan kita. Walau aku tahu tulisan kamu kayak cacing kepanasan, tapi itu bisa buat kamu ingat banyak loh akan pelajaran kemaren2. Aku jamin deh! Gak percaya? coba aja sobat. Kamu pasti berhasil dalam belajar. pasti berhasil dalam belajar.
3. Berbicara gak cuma cuap-cuap bebek tapi penuh dengan makna
Banyak orang gak pandai ngomong tapi bisa suksess, tapi kalau kebanyakan ngomong kadang jadi tukang gombal. Makanya orang yang banyak ngomong tapi penuh dengan makna aku yakin banget dia bisa lihat sikon di mana harus ngomong di mana harus tutup mulut. Dalam keadaan kelas ketika kerja kelompok ya! Ngomong atuh walah cuma bisa bilang setuju, itu bisa ngebuat kamu jauh lebih di hargai ketimbang kamu cuma tahu diam, diam dan....
4. Yang terakhir, banyak-banyak do………….a
Orang sukses tu gak pernah lupa sama Tuhan lo? Tahu gak ilmuan yang namanya Thomas Alfa Edison, kalau dia gagal, dia aja bilang “Oh…My God”. Karena kita orang Indonesia jadi kita bilang “ya Allah”? Gak pake bahasa Inggris tapi keren juga kita pake bahasa Arab kadang kita bilang “astagfirullah”. Intinya sukses gak sukses tetap ingat Tuhan biar Tuhan juga ingat kita. Kalau tuhan gak ingat kita berabe jadinya, entar kalau kita kesasar ke neraka Tuhan kan gak tahu. Padahal kita tadinya penghuni surga. Ok! sepakat sobat kalau semua yang kita lakukan tuk belajar kudu mesti ingat Tuhan.
Hore…. Aku berhasil jadi orang yang pinter dan sukses, terus apa janji Allah..?
"Allah meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman dan mempunyai ilmu." (QS 58:11)
Dan ingat yang satu ini.
"Maka pernahkah engkau melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya, mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutup atas penglihatannya? Siapakah yang akan memberinya petunjuk selain Allah?" (QS 45:23)
Wallahu'alam
Read more >>

Sabtu, 29 Januari 2011

Cinta Allah

Sungguh bahagia kala kita bisa merasakan hangatnya cinta dari Sang Pemilik Cinta, betapa tidak ketika Allah mencintai seseorang maka Dia akan memerintahkan kepada segenap malaikat yang ada di langit untuk mencintai orang itu. Selanjutnya para malaikatpun akan turun ke bumi dan mengabarkan pada seluruh makhluk Allah bahwasanya Allah mencintai si fulan/fulanah dan seluruh makhlukNya pun akan senang dan cinta terhadap si fulan/fulanah itu.
Walaupun sekiranya seluruh makhluk yang ada di dunia ini akan menjatuhkan orang itu, namun kala orang itu sudah dicintai oleh Sang Pemilik Cinta maka tak dapat seorang pun kan mampu menjatuhkannya. Begitupula sebaliknya walaupun seluruh makhluk di dunia ini berusaha mengangkat derajat seseorang, namun manakala Allah membencinya maka tak dapat seorang pun kan mampu untuk mengangkatnya.
Sungguh tak takutkah wahai jiwa-jiwa yang lemah, akan murkanya Allah karena kala Dia sudah meninggalkan engkau maka tak seorangpun yang mampu tuk menolongmu, maka oleh karena itu wahai jiwa yang lemah, jiwa yang penuh dengan noda lumpur teruslah kejar cintaNya, larilah mengejar rahmatNya dan janganlah engkau lari menjauhi rahmatNya. Seringnya kita melalaikan setiap nikmat yang kita peroleh, seringnya kita tak syukuri setiap nikmat yang kita dapatkan karena kita terkadang meremehkannya sehingga kita tak pernah mensyukuri setiap apa yang kita dapat karena merasa itu hanya sesuatu yang kecil dan tak penting.
Namun kita kan merasa butuh ketika kita berada dalam keadaan terhimpit, ditimpa masalah yang berat, terjatuh udah gitu tertimpa tangga lagi eh ada genting jatuh…baru deh inget pada Allah, tapi itu sih masih mending ya, daripada ini sudah ancur-ancuran bukannya ingat pada Allah eh dia malah minta pada selain Allah…wah itu sih double dah udah mah gak bersyukur kala kelapangan malah sekarang meminta kepada selainNya..masya Allah.
sekali lagi wahai jiwa yang sedang resah, wahai jiwa yang lemah, jiwa yang rapuh, ingat Allah kala lapang maka Allahpun akan ingat kala engkau sempit, datangilah Dia dengan berjalan maka dia akan mendatangi mu dengan berlari, begitu besar rahmatNya, betapa besarnya cintaNya kepada kita semua tak merasakah kita akan hal itu..Maka nikmat manakah yang kamu dustai…
Read more >>

Nikmatnya Hidup

sujud-syukur-1

Bila hidup ini tidak halangan, tentu tidak menarik. Terlebih dahulu di-cast dengan ilmu, lalu kita amalkan dalam kehidupan, seperti bertarung dalam kehidupan nyata ini. Tapi kita harus benar-benar dapat mengukur diri kita. Misalnya, ketika terjadi pertemuan dengan kalangan tertentu, yang membuat keimanan kita turun, bererti pertemuan itu tidak bagus untuk kita. Bererti iman kita belum cukup untuk dapat menangkis pengaruh negatif dari kelompok itu. Maka untuk sementara waktu kita perlu berhijrah dari lingkungan tersebut, dalam rangka menguatkan diri. Sehingga pada waktunya, kita sudah sedia untuk terjun ke dalam kehidupan sebenar, namun kita sudah berbekal dengan kemampuan yang lebih baik. Kita harus mendakwahi mereka, ketika kita sudah yakin dengan kekuatan diri kita. Di-cast dapat juga dengan cara berkumpul dengan orang-orang soleh. Diamnya saja akan berpengaruh terhadap keyakinan kita.

Yang paling membuat hidup kita tidak selesa adalah kebingungan, ragu-ragu, dan keraguan, kerana setiap yang meragukan membuat hidup kita tidak jelas. Dalam menjalani hidup ini, apabila belum mengenal peta hidup dengan jelas, maka menyebabkan hidup menjadi gamang, ragu, dan sangat meletihkan.

Dalam menjalani hiduup ini, harus jelas hala tujunya dan bagaimana dalam melangkahnya, siapa Tuhan kita, siapa kita, apa yang bahaya, dan apa yang menyelamatkan, akan ke mana kita, dan sebagainya. Kalau sudah semuanya jelas, maka akan mantap dan tidak akan bingung dalam menjalani hidup.

Manusia diciptakan dan diurus oleh Allah SWT. Tugas kita di dunia ini adalah menjadi hamba Allah. Mematuhi apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi apa yang dilarang Allah. Perkara rezeki adalah mutlak dalam genggaman Allah. Kalau kita patuh kepada Allah dan yakin dengan kekuasaan Allah, Sang Pemberi rejeki pasti akan menjamin segala keperluan rezekinya.

Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. QS At-Thalaq : 2-3

Kita bekerja bukan hanya untuk mencari wang, tapi merupakan amal soleh dalam menjemput rezeki atau nafkah kita. Yang dicari keberkahan dan redha Allah SWT. Orang yang mencari redha Allah tidak akan ragu kepada Allah SWT sebagai pemberi rezeki, pasti kita akan bertemu dengan rezeki kita, sehingga tidak akan mahu berbuat haram. Kalau seseorang tidak mencari redha Allah, maka ia akan menghalalkan berbagai cara.

Dengan demikian, berbeza antara orang yang bekerja hanya untuk mencari wang, dengan orang yang bekerja untuk mencari redha-Nya. Orang yang mencari redha Allah, sama sekali tiada keraguan, yakin pasti bertemu dengan rezekinya. Selama sesuai dengan perintah Allah, tidak perlu menghiba-hiba kepada manusia, kerana manusia tidak dapat memberikan apa pun, tanpa izin Pemilik Semesta Alam.

sujud-syukur-2

Kita bergaul dengan manusia, bukan untuk menuhankan, dan memelas kepada manusia. Kita bergaul dengan manusia kerana Allah menyuruh kita bergaul dengan manusia dengan baik. Kita berbuat baik bukan untuk dihargai. Orang menghargai, dan mengakui kebaikan kita atau tidak, bukan urusan kita. Urusan kita adalah bergaul dengan manusia dengan baik sesuai perintah-Nya. Tidak boeh takut kepada manusia. Diri kita milik Allah, tak akan jatuh sehelai rambut pun tanpa izin pemilik-Nya. Tidak akan pernah mati, kecuali Allah yang mematikan.

Manusia bukan pemberi rezeki, manusia hanya makhluk sebagai jalan dari ketentuan Allah. Tugas kita jelas, menjemput rezeki kita dengan cara yang halal. Semua anak-anak kita ada rezekinya. Tugas orang tua membawa anaknya mengenal siapa penciptanya, Lukmanul Hakim menjadi contoh bagaimana seorang hamba Allah, yang tidak bertuhankan selain Allah. Beliau mendidik anak untuk mengenal-Nya, dengan itu akan berjumpa dengan rezekinya yang berkah. Dan akan berjumpa dengan rezeki dan takdir terbaik dalam kehidupannya. Setelah kita mati, warisan terbesar kita kepada anak-anak kita adalah keyakinan dan istiqamah taat kepada Allah.

Dunia ini hanya tempat persinggahan. Semua kita akan tinggalkan. Dunia tidak ada apa-apa. Dunia bukan untuk memperbudak kita, tapi dunia diciptakan untuk menjadi pelayan kita. Harta, pangkat, gelaran, tidak ada apa-apa erti. Orang-orang zalim dan ingkar diberi oleh Allah dunia ini. Kemuliaan bukan dengan pencapaian duniawi, tanda kemuliaan bukan dengan berharta atau berpangkat, melainkan dengan takwa.

Takwa itu tandanya hatinya yakin, patuh kepada Allah, lahir batin. Redha dengan semua takdir yang telah ditetapkan Allah. Allah tidak pernah zalim dalam menentukan takdir kita. Jelas hidup ini hanya singgah sebentar di dunia dan dunia tidak dibawa ke alam kubur.

Siti hajar ketika ditinggalkan Nabi Ibrahim yang merupakan perintah Allah, ia lantas mengikutinya. Lalu tatkala memerlukan air untuk diri dan anaknya, beliau pun berlari-lari mencari air ke bukit shafa dan marwah. Namun air tidak muncul di bukit tersebut melainkan di sekitar ka’bah yang berjarak seratus meteran dari sana.
Maka tugas kita dalam hal ini adalah untuk menyempurnakan ikhtiar, bukan menentukan hasil. Jangan pernah risau dengan janji Allah. Sesungguhnya yang berbahaya bagi diri kita adalah keburukan dari diri kita sendiri. Orang lain hanya menjadi jalan.

sayangi-iman-anda

Sekarang masalah apa pun yang menimpa, jangan sibuk dengan orang yang menjadi jalan, melainkan sibuk dengan diri kita yang menjadi penyebabnya. Kebaikan kembali pada pembuatnya, begitu pula keburukan. Tidak ada yang merosak diri kita selain dari keburukan diri kita.

Ketika kita menghadapi kesusahan, kita tidak dapat menyelesaikan dengan kemampuan kita, melainkan dengan pertolongan Allah. Bagaimana jalan keluarnya? Adalah dengan bertaubat.

Barangsiapa yang memperbanyak istighfar, Allah akan menenangkan hatinya, Allah akan memberi jalan keluar, dan rezeki pertolongan dari yang tidak terduga.
‘maka aku katakan kepada mereka: "Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai." (QS Nuh : 10-12)

Rezeki termahal dalam hidup ini adalah hati yang yakin, dan lahiriahnya patuh kepada Allah dengan istiqamah. Kejayaan orang adalah yakin kepada Allah, tidak ada keraguan dalam hatinya. Tidak bersedih hati. Kunci yakin adalah hati yang bersih. Makin bersih dari kemusyrikan, kemunafikan, dan cinta duniawi, hati akan langsung merasakan keyakinan, hati peka, doa mustajab, akhlak mulia, dan auranya tenang. Maka jangan ukur kejayaan seseorang dengan duniawinya, melainkan lihatlah sejauh mana keyakinannya yang merupakan kurnia Allah tidak ada tolok bandingannya.

Sekuat tenaga mengarungi hidup, disusuli dengan semangat kebersihan hati. Cari sahabat yang dapat membantu membersihkan hati. Seperti kereta yang tidak berfungsi whipernya/ pembersih kaca ketika hujan lebat, maka dia akan risau. Bukan tiada jalan, melainkan tidak dapat melihat jalan. Seperti itu pula ketika kita melihat dengan mata hati yang tertutup dosa. Oleh kerana itu, kembalilah kepada Allah, seperti kaca yang bersih, maka akan tampak semua yang ada, kerana tidak tertutup, seperti udara bagi paru-paru ini, penyelesaian sesungguhnya terhampar dekat kita.
Read more >>
 
HTML,BODY{cursor: url("http://downloads.totallyfreecursors.com/cursor_files/heartmultiglitter.ani"), url("http://downloads.totallyfreecursors.com/thumbnails/heartmultiglitter.gif"), auto;}
Free Heart Multi Glitter MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com